Asal muasal Permusuhan Aremania & Bonek

BONEK MENDAPAT MUSUH SEIMBANG PERTAMA KALI DARI AREMANIA, DIDUKUNG
JAKMANIA.

> 1996, ketika revolusi baru dunia supporter sepak bola di Indonesia diawali
dari AREMANIA dengan mengadakan tour ke kandang bajul ijo dipimpin oleh
Letkol Sutrisno (Dandim Malang) yang juga mantan pejabat dilingkungan Kodam
Brawijaya. Inti dari AREMANIA adalah menghapus citra bonek, dengan bertindak
santun, sportif, kreatif dan damai namun “tour maut” ke surabaya, di sana
tidak mendapat respon positif dari bonek bahkan dilawan, diejek, dihina,
diprovokasi, tapi AREMANIA mendapat acungan jempol dari Agung Gumelar,
Gubernur Jatim dan petinggi PSSI yang had irsaat pembukaan pertama partai
persebaya vs Arema di 10 November surabaya dengan hasil 0-0. Disini sejarah
mencatat, bahwa kandang bonek yang terkenal biadab, pertama kali disinggahi
oleh supporter era baru AREMANIA. Meskipun secara kuantitas AREMANIA kalah,
namun secara kualitas, secara politik AREMANIA telah memenangkan perang
melawan kejaliman, 10 Nov surabaya menjadi saksi.

> Karena AREMANIA ingin merubah citra Jawa Timur dari tindakan tidak terpuji
bonek, hanya dengan merevolusi citra supporter maka kebenaran dapat
ditegakkan bonek akan dapat dimusnahkan dari bumi Indonesia. Prinsip Arek
Malang, untuk menghancurkan kejaliman tanpa kekerasan ialah dilawan dengan
tindakan sportif, maka AREMANIA mendatangi jantung bonek di surabaya sebagai
pusatnya.

> Pada pertandingan berikutnya di Malang ada spanduk “AREMANIA BUKAN BONEK”
dihead line surat kabar SURYA, BHIRAWA, JAWA POS. Disini tingkat permusuhan
terjadi pada titik tertinggi karena bonek tidak bisa selamanya berkuasa,
sebab ada lawan yang tidak dapat ditundukan. Meskipun demikian AREMANIA
tetap dicap sebagai biang keladi tawuran oleh Jawa Pos karena tindakanya
mempertahankan diri dari ulah bonek. Saat itu hanya AREMANIA satu-satunya
yang berani melawan kebiadaban bonek, meskipun secara politik di Jawa Timur
tidak didukung oleh pers terutama Jawa Pos, namun karena tindakan AREMANIA
yang terus-menerus melawan citra negatif bonek akhirnya perlawanan ini
mendapat dukungan dari media masa nasional (Kompas, Tempo, Media Indonesia).

sumber : http://es-es.facebook.com/topic.php?uid=345072759628&topic=32819

9 Responses to Asal muasal Permusuhan Aremania & Bonek

  1. Dewa mengatakan:

    ARTIKEL INI TIDAK RELEVAN,SEOLAH-OLAH MENYUDUTKAN BONEK

  2. GPD arek lawas mengatakan:

    Menyesatkan…. di luar fakta… Bukti nyata adalah ada korban meninggal ada di pihak sidoarjo… aremania tidak dapat pulang dikarenakan di sweping warga sidoarjo sendiri bukan Bonek…

    banyak para pelajar yg terluka akibat ulah aremania.. dikarenakan kebiasaan pelajar di sidoarjo nongkrong di stadion Gelora delta seusai pulang skolah..

  3. geger mengatakan:

    BONEK adalah SUPORTER bukan PERUSUH

  4. Puspa Brandalanz Singo Edan mengatakan:

    damai ituu indah,
    jangan pernah takut kalau kita benar tp (bukan merasa benar)

  5. Pusfa Aprina Ramdhani mengatakan:

    damai ituu indahh

    jangan pernahh takut selama kita dalam posisi benar tapi bukan merasa benar

  6. IWAN BONEK mengatakan:

    BONEK itu BONEK.,
    setiap manusia atau pun suporter memiliki kelbihan dan kekuranggan masing”,,
    TETAPI keberadaan kami (BONEK),,bukan untuk menciptakan permusuhan,,
    maka dari itu janggan pernah memandang BONEK hanya sebelah mata,,tetapi ambilah sisi positif dari semua suporter.,
    banyak dari kami para BONEK MANIA yg difitnah dan di jelek”kan citranya,,
    tapi kami tidak akan gencar menghadapi semua fitnah” tersebut…

    SALAM SATU NYALI …. !!!!!!
    WAANI… !!!!!

    BONEK TETAP CINTA DAMAI.,

My Popularity (by popuri.us)

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 6 pengikut lainnya

Get cash from your website. Sign up as affiliate Cell phone video surveillance solution
Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Flickr Photos

The firsts lights

Lago di Braies

Survivor Mode

Lebih Banyak Foto

Statistik

free counters
%d blogger menyukai ini: