Tak Ada Rencana Tiket Naik

MALANG – Seiring dengan persoalan keuangan yang dialami Arema sejak musim lalu, manajemen tim berjuluk Singo Edan ini menaikkan harga tiket secara bertahap. Awalnya tiket ekonomi Rp 15 ribu, akhirnya naik hingga Rp 25 ribu.
Bagi Aremania, itu tidak menjadi masalah. Pertimbangannya, bisa mendukung keuangan tim Arema yang tak lagi dikelola Bentoel. Lalu untuk musim kompetisi 2010 – 2011 ini, sempat muncul wacana untuk kembali menaikkan harga tiket laga home Arema.
Khususnya dengan kondisi keuangan tim Arema yang tak lagi mendapat dukungan dana dari Bentoel seperti musim lalu Rp 7,5 miliar, kenaikan tiket dianggap bisa menjadi salah satu solusi untuk menambah pemasukan Arema.
Bukan sekedar wacana, kabarnya ide kenaikan tiket itu datang dari salah satu Aremania yang memberi masukan pada manajemen Arema. Pada dasarnya, kenaikan tiket ini diusulkan untuk membantu keuangan Arema yang kembang-kempis.
Apalagi selama ini, pemasukan dari hasil penjualan tiket, menyumbang sekitar 35 persen keuangan Arema. Sementara dari panpel Arema sendiri menyerahkan sepenuhnya kebijakan menaikkan harga tiket, baik ekonomi, VIP dan VVIP kepada manajemen.
‘’Saya ini tahu bagaimana proses Aremania itu terbentuk dari awal, meski saya sendiri tidak terlibat. Dalam suatu waktu Arema dalam kesulitan, dikumpulkannya korwil-korwil Aremania itu untuk ikut membicarakan kesulitan itu, cara-cara seperti bisa saja dilakukan,’’ ungkap Pembina Yayasan Arema, Andi Darussalam Tabusala.
‘’Tapi kalau bisa melakukan pengetatan dalam hal pengeluaran Arema, atau kita dapat potongan pajak tontonan, kita tidak perlu untuk memikirkan kenaikan harga tiket,’’ lanjutnya  saat disinggung perihal kemungkinan harga tiket laga home Arema dinaikkan.
Secara umum, rencana kenaikan harga tiket laga home Arema tampaknya tidak masuk dalam agenda manajemen Arema. Pasalnya, menurut ADT, manajemen Arema mengupayakan cara lain untuk mendapatkan pemasukan lebih besar, meski Aremania mungkin rela harga tiket dinaikkan.
‘’Saya belum tahu (Aremania mau harga tiket dinaikkan, Red.), tapi tentunya dengan kenaikkan tiket, tuntutan lebih berpretasi akan lebih tinggi. Biarlah proses ini berjalan dulu, sesuai dengan apa yang dicapai Arema. Kalau dengan jumlah penonton yang selalu datang, taruhlah dapat Rp 1,1 miliar,  menurut saya untuk saat ini masih lebih baik,’’ yakin ADT.
Lebih lanjut, menurut pria yang juga Ketua PT Liga Indonesia ini, harga tiket ekonomi Arema sebesar Rp 25 ribu itu sudah terbilang tinggi, dibandingkan klub-klub yang lain. Sehingga manajemen belum memikirkan untuk kembali menaikkan harga tiket yang berpotensi membebani Aremania.
‘’Justru usulan yang masuk kesaya adalah untuk membuat tiket terusan, untuk per dua pertandingan Arema. Ini yang kita pertimbangkan, termasuk juga menyelesaikan masalah distribusi tiket, khususnya yang bereda di calo,’’ terang ADT perihal pembenahan yang akan dilakukan manajemen Arema untuk tiketing.

Sumber : malang-post.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Popularity (by popuri.us)

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 6 pengikut lainnya

Get cash from your website. Sign up as affiliate Cell phone video surveillance solution
Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Flickr Photos

Nittele Tower in black and white

Buachaille Etive Mor

A Painting from Florence

Lebih Banyak Foto

Statistik

free counters
%d blogger menyukai ini: