Legenda Musik Itu Bernama “Iwan Fals”

Hampir semua majalah dan surat kabar pernah memampang wajahnya. Nggak cuman di Indonesia aja, beberapa majalah asing juga sempat menaruh foto musisi gaek kelahiran Jakarta ini di halaman depan.

Perjuanganya melalui lirik dan petikan gitar dalam menyuarakan ketidak adilan, kebobrokan birokat dan penderita’an rakyat-rakyat kecil. Yup, siapa lagi kalo bukan Virgiawan Listianto, atau biasa disebut dengan “Iwan Fals”.

Berangkat ke Jakarta dengan menjual motornya, Iwan bergabung dengan Baca pos ini lebih lanjut

Update Perjalanan Konser Iwan Fals.. .

Sebelumnya ane uda kasih tau ke agan*, tentang perjalanan konser Iwan Fals bersama Ki Ageng Ganjur..

Nah sekarang ane ada dpt informasi baru nih dari Fesbug, kalo bahwasanya Iwan Fals akan konser di berbagai kota lagi, berikut adalah jadwal*nya gan : Baca pos ini lebih lanjut

Seribu Band Bersatu Bantu Bencana

Sejumlah pemusik ternama menyambut dengan tangan terbuka dan penuh antusias untuk mengadakan pagelaran musik bertajuk ‘1000 Bands United’ (IBU) yang diprakarsai PT Indosat Tbk bersama Falcon Cares dan Deteksi Production.

Seluruh hasil penjualan tiket konser ini akan disumbangkan untuk korban bencana tsunami di Mentawai, bencana letusan Gunung Merapi, dan bencana banjir di Wasior.

“Ini adalah konser terbesar kami bersama para musisi ternama yang menampilkan performa spesial, dimana selama 3 hari kita unjuk gigi demi acara amal ini,” ujar HB Naveen, pimpinan Falcon Cares saat jumpa pers di Hotel Hyatt, Jakarta Pusat, Kamis, 4 November 2010. Baca pos ini lebih lanjut

Cikal Bakal Lahirnya Musik Rock di Indonesia

Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy(Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70- an. Istilah tersebut digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih `liar’ dan `ekstrem’ untuk ukuran jamannya. Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones hingga ELP. Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah namanya sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan) hingga Roxx (Jakarta). Selain itu Log jugalah yang membidani lahirnya label rekaman rock yang pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album ketiga God Bless, “Semut Hitam” yang dirilis tahun 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia. Baca pos ini lebih lanjut

My Popularity (by popuri.us)

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 6 pengikut lainnya

Get cash from your website. Sign up as affiliate Cell phone video surveillance solution
Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Flickr Photos

Statistik

free counters
%d blogger menyukai ini: