Perbincangan dengan Iwan Fals

Angin pagi dan rintik hujan membasahi lapangan Simpruk, Kompleks Pertamina, Kebayoran Lama. Sosok lelaki berbadan tegap itu menatap dengan nanar lapangan sepak bola yang dilumuri rintik hujan. Dia biarkan kumis dan jenggotnya tak beraturan, dengan tinggi badan 175 cm dan berat 65 kg. Juga rambutnya yang panjang. ”Kita pulang saja. Cuaca tak memungkinkan kita latihan pagi ini,” ujarnya lirih, sambil membuka pintu mobilnya. Mobil Troover tahun 1992 warna metalik itu pun bergerak perlahan. Dan di antara deru mesin mobil, juga tegur sapa para penjaja koran, sayup-sayup terdengar nyanyian:
Hutanku rusak langitku bocor makanan yang aku makan tercemar …

Suara dalam
lirik lagu Hijau yang agak berat dan parau itu keluar dari lelaki bernama
Virgiawan Listanto , yang lebih dikenal dengan Baca pos ini lebih lanjut

My Popularity (by popuri.us)

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 7 pengikut lainnya

Get cash from your website. Sign up as affiliate Cell phone video surveillance solution
Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Flickr Photos

Statistik

free counters
%d blogger menyukai ini: