Disambut Konvoi Aremania

MALANG-Kemenangan telak 5-0 atas Bontang FC di Stadion Mulawarman, disambut gembira ribuan Aremania. Tidak hanya Aremania yang ada di Kalimantan Timur saja saat menyaksikan langsung laga penuh gengsi itu, Aremania yang ada di Malang Raya pun menyambut gembira Noh Alam Shah dkk. Terbukti saat rombongan tim Arema tiba di Malang, Minggu (4/10) kemarin, mereka disambut ribuan Aremania dengan melakukan konvoi.
Penyambutan ini dilakukan mulai di perbatasan masuk wilayah Malang hingga mess pemain di Jalan Semeru. Aremania sebelumnya telah mengetahui jika rombongan Singo Edan akan tiba siang kemarin. Sejak pagi hari, Aremania telah berdatangan secara bergelombang ke wilayah Malang Utara.
Saat bus Zena warna biru yang membawa rombongan tim Arema, Aremania langsung konvoi mengawal di belakangnya. Iring-iringan panjang pun terus mengular mengikuti bus yang membawa Noh Alam Shah dkk.
Sementara itu di dalam bus, para pemain Arema tampak bangga dengan sambutan luar biasa yang dilakukan Aremania. Pemain pun menyambut Aremania dengan melambaikan tangan kea rah konvoi.
Seperti yang dilakukan Juan Revi Auriqto. Pemain asal Sawojajar ini terus melambaikan tangan kepada Aremania yang menyabutnya.
Setiba di mess pemain di Jalan Semeru, spanduk ukuran besar dibentangkan bertuliskan ‘’Welcome Coaches and Players. We Always Belive You in Arema’’.
Selain itu Aremania juga minta foto bareng ke pemain yang baru saja turun dari bus menuju ke halaman mess pemain.
‘’Ridhuan-Ridhuan. Minta foto bareng,’’ kata salah seorang Aremanita yang minta foto bareng dengan pemain timnas Singapura ini.
Padahal sebelumnya, Aremania banyak yang menghujat pelatih Miroslav Janu akibat kekalahan yang dialami di laga perdana melawan Persisam Samarinda. Namun dengan kemenangan telak ini, Aremania memberikan sambutan luar biasa. Bahkan, kemenangan besar ini diharapkan berlanjut di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

sumber : http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=63&Itemid=102

Along Hatrick, Bontang Takluk!

Inilah sang juara bertahan. Inilah Singo Edan yang benar-benar edan. Setelah menyerah 1-2 dari Persisam Putra Samarinda, semalam di Stadion Mulawarman Bontang, Arema ngamuk.
Korbannya, tuan rumah Bontang FC, dipermalukan di hadapan publiknya. Lima gol bersarang ke gawang Ade Mochtar. Bahkan jika sama pemain-pemain Arema lebih tenang, bukan mustahil selusin gol bisa dicetak. Bagaimana tidak, tercatat tujuh kali pemain Arema sudah tinggal berhadap-hadapan dengan kiper. Dari lima gol itu, semuanya dicetak oleh legiun asing Arema. Striker asal Singapura, Noh ’Along’ Alamshah sukses mencetak hattrick. Masing-masing menit 19, 66 dan 89. Sedang dua gol lainnya dibuat Roman Chmelo menit 8 dan M Ridhuan menit 61.
Tuan rumah sendiri, bukannya tidak memiliki peluang. Tapi penampilan cemerlang yang disuguhkan Kurnia Meiga, membuat gawang Arema tak tertembus bola. Meski secara keseluruhan, Arema benar-benar menguasai pertandingan. Baca pos ini lebih lanjut

Ganyang Bontang!

Malam ini, Arema Dijamu Bontang FC
BONTANG – Usai gagal memetik poin pertama di Samarinda, Singo Edan Arema kini mengincar kemenangan saat dijamu tuan rumah Bontang FC di Stadion Mulawarman, Bontang, malam ini mulai pukul 19.15 WITA.
Kemenangan atau raihan tiga poin sangat dibutuhkan tim asuhan Miroslav Janu ini untuk modal laga kandang nanti. Sekaligus untuk menjawab keraguan Aremania yang selama ini mulai mempertanyakan kredibilitas seorang Miro.
Untuk itu, Miro bersama pasukannya telah bertekad untuk mengganyang Bontang FC di kandangnya. Hanya itu cara Arema untuk pulang dengan kepala tegak, setelah di laga perdananya ditekuk Persisam Samarinda 1-2. Baca pos ini lebih lanjut

Janji Balas di Bontang!

Pelatih Arema, Miroslav Janu sebenarnya pantas kecewa dengan hasil buruk mengawali ISL 2010-2011. Tapi dia memilih mencari hal positif.
Miro menyebut, kekalahan itu terjadi karena Arema unlucky alias tidak beruntung. Ada satu peluang penalti yang sebenarnya dimiliki Arema.
Kendati demikian, Miro mengaku enggan membahas faktor non teknis yang membuat Singo Edan tumbang di Stadion Segiri. Padahal, penalti untuk Arema itu terjadi demikian jelas pada menit 22. Noh Alam Shah menendang bola mengenai tangan pemain belakang Persisam Syaiful, tapi wasit kurang jeli.
‘’Saya tidak mau membahas soal non teknis, seharusnya ada satu penalty. Tapi tidak apa-apa,’’ bebernya.
Pada babak pertama, sebenarnya Arema mampu mengimbangi permainan anak-anak Pesut Mahakam. Baca pos ini lebih lanjut

My Popularity (by popuri.us)

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 7 pengikut lainnya

Get cash from your website. Sign up as affiliate Cell phone video surveillance solution
Indonesians’ Beautiful Sharing Network

Flickr Photos

Statistik

free counters
%d blogger menyukai ini: